Sabtu, 22 Agustus 2015

[055] Ar Rahman Ayat 026

««•»»
[055] Ar Rahman Ayat 026
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 25][AYAT 27]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
26of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=26&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:26

[055] Ar Rahman Ayat 025

««•»»
Surah Ar Rahmaan 25

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
««•»»
fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
««•»»
Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
««•»»
So which of your Lord’s bounties will you both deny?
««•»»

Ayat ini menantang jin dan manusia agar menerangkan nikmat yang mereka dustakan sebagai berikut: Siapakah yang menciptakan bahan-bahan pembuatan bahtera itu? Atau bagaimanakah membuatnya? Apakah mereka kira bahwa iman kepada Nya sudah cukup dengan hanya bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan Nya kepada mereka? Apakah matahari, bulan dan bintang, pohon-pohonan, tumbuh-tumbuhan, dan biji-bijian, sungai-sungai dan lautan-lautan, mutiara dan marjan di jadikan Nya untuk orang-orang yang tidak berakal? Atau dijadikan Nya bagi orang-orang yang pandai bersyukur kepada Nya atas nikmat-nikmat yang diberikan Nya? Dan bagaimanakah mereka akan bersyukur kepada Nya bila mereka tidak mengetahuinya?

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
««•»»
So which of your Lord’s favours will you deny?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 24][AYAT 26]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
25of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=25&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:25

[055] Ar Rahman Ayat 024

««•»»
Surah Ar Rahmaan 24

وَلَهُ الْجَوَارِي الْمُنْشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِ
««•»»
walahu aljawaari almunsyaaatu fii albahri kaal-a'laami
««•»»
Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
««•»»
His are the sailing ships1 on the sea [appearing] like landmarks.
[1] Or ‘the watercrafts.’
««•»»

Ayat ini menerangkan bahwa Allah lah yang menguasai bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung; ia berlayar di lautan dengan memberikan manfaat kepada manusia mengangkut barang-barang dagangan sari suatu negeri ke negeri lain, makanan-makanan yang banyak terdapat pada suatu tempat ke tempat yang kekurangan bahan-bahan tersebut, dan lain-lain sebagainya.

Dengan demikian, terlaksana pertukaran barang-barang dagangan dan terpenuhi keperluan-keperluan manusia tentang makanan dan minuman.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera) perahu-perahu (yang dibangun) yang dibuat (di lautan laksana gunung-gunung) lautan besar yang tingginya bagaikan gunung-gunung.
««•»»
His are the crafted ships [that sail] in the sea [appearing] like landmarks, like mountains in their tremendous size and height.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 23][AYAT 25]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
24of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=24&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:24

[055] Ar Rahman Ayat 023

««•»»
Surah Ar Rahmaan 23

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُما تُكَذِّبانِ
««•»»
fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
««•»»
aka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
««•»»
So which of your Lord’s bounties will you both deny?
««•»»

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
««•»»
So which of your Lord’s favours will you deny?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 22][AYAT 24]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
23of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=23&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:23

Selasa, 30 Juni 2015

[055] Ar Rahman Ayat 022

««•»»
Surah Ar Rahmaan 22

يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ
««•»»
yakhruju minhumaa allu/luu waalmarjaanu
««•»»
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
««•»»
From them emerge the pearl and the coral.
««•»»

Ayat ini menerangkan bahwa di dalam laut itu terdapat barang-barang yang sangat berharga, misalnya mutiara dan marjan dari laut yang asin dan tawar.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Keluarlah) dapat dibaca Yakhruju. dan Yukhraju (daripada keduanya) dari pertemuan di antara keduanya, yakni dari bagian yang airnya asin (mutiara dan marjan) marjan artinya batu yang berwarna merah atau yang dimaksud adalah mutiara yang kecil.
««•»»
From [both of] them, from the point at which they [seem to] meet — but which is actually from [only] one of the two, and that is, the salt water — is brought forth (yukhraju, passive, may also be read as active, yakhruju, ‘emerge’) the pearl and the coral (marjān, these are red pieces of shell, or small pearls).
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 21][AYAT 23]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
22of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=22&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:22

[055] Ar Rahman Ayat 021

««•»»
Surah Ar Rahmaan 21

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
««•»»
fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
««•»»
Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
««•»»
There is a barrier between them which they do not overstep.
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menantang jin dan manusia agar mengemukakan suatu nikmat yang tidak berasal daripada Nya. Cobalah mereka membayangkan air yang asin mempengaruhi yang tawar sehingga menjadi asin pula, maka tentu tidak akan ada air yang dapat diminum manusia dan binatang, tidak ada air untuk menyirami tumbuh-tumbuhan sehingga tumbuh-tumbuhan itu mati, manusia dan binatang pun mati kehausan dan kelaparan.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

021. (Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
««•»»
So which of your Lord’s favours will you deny?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 20][AYAT 22]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
21of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://al-quran.info/#55:21

[055] Ar Rahman Ayat 020

««•»»
Surah Ar Rahmaan 20

بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَا يَبْغِيَانِ
««•»»
baynahumaa barzakhun laa yabghiyaani
««•»»
Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing {1444}.
{1444} Di antara ahli tafsir ada yang berpendapat bahwa la yabghiyan Maksudnya masing-masingnya tidak menghendaki. dengan demikian maksud ayat 19-20 ialah bahwa ada dua laut yang keduanya tercerai karena dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (tidak diperlukan) Maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas), Maka bertemulah dua lautan itu. seperti terusan Suez dan terusan Panama.
««•»»
There is a barrier between them which they do not overstep.
««•»»

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa Allah mengalirkan air yang asin dari air yang tawar berdekatan yang kemudian berkumpul menjadi satu, masing-masing tidak mempengaruhi yang lain, yang asin tidak mempengaruhi yang tawar sehingga yang tawar menjadi asin dan yang tawar tidak mempengaruhi yang asin sehingga menjadi tawar. Allah telah membatasi di antara keduanya dengan batas yang telah diciptakan Nya dengan kekuasaan Nya atau dibatasinya dengan batas yang berupa tanah.

Hal itu dapat dilihat seperti sungai-sungai yang mengalir dari gunung-gunung yang akhirnya masuk ke dalam laut dan tetap asin dan air sungainya tetap tawar.

Terusan Suez dan terusan Panama yang dibatasi oleh tanah. maka setelah digali untuk kepentingan lalu lintas kapal-kapal, kedua laut itu bertemu, bertautan yang satu dengan yang lain.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Antara keduanya ada batas) ada penghalang yang membatasi keduanya dari kekuasaan Allah swt. (yang tidak dilampaui oleh masing-masing) yang satu melampaui yang lainnya sehingga bercampur.
««•»»
Between them there is a barrier, by His power, exalted be He. They do not overstep, neither of the two encroaches upon the other to become mixed with it.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 19][AYAT 21]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
20of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=20&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:20