Selasa, 30 Juni 2015

[055] Ar Rahman Ayat 019

««•»»
Surah Ar Rahmaan 19

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ
««•»»
maraja albahrayni yaltaqiyaani
««•»»
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
««•»»
He merged the two seas,[1] meeting each other.
[1] See the footnote at 35:12.
««•»»

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa Allah mengalirkan air yang asin dari air yang tawar berdekatan yang kemudian berkumpul menjadi satu, masing-masing tidak mempengaruhi yang lain, yang asin tidak mempengaruhi yang tawar sehingga yang tawar menjadi asin dan yang tawar tidak mempengaruhi yang asin sehingga menjadi tawar. Allah telah membatasi di antara keduanya dengan batas yang telah diciptakan Nya dengan kekuasaan Nya atau dibatasinya dengan batas yang berupa tanah.

Hal itu dapat dilihat seperti sungai-sungai yang mengalir dari gunung-gunung yang akhirnya masuk ke dalam laut dan tetap asin dan air sungainya tetap tawar.

Terusan Suez dan terusan Panama yang dibatasi oleh tanah. maka setelah digali untuk kepentingan lalu lintas kapal-kapal, kedua laut itu bertemu, bertautan yang satu dengan yang lain.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dia membiarkan) atau melepaskan (dua laut) yang airnya tawar dan yang asin (saling bertemu) menurut pandangan mata.
««•»»
He has loosed the two waters, the sweet and the salty; [and so] they meet, in the perception of the eye.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 18][AYAT 20]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
19of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=19&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:19

Minggu, 31 Mei 2015

[055] Ar Rahman Ayat 018


««•»»
Surah Ar Rahmaan 18

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
««•»»
fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
««•»»
Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
««•»»
So which of your Lord’s bounties will you both deny?
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menantang manusia dan jin, nikmat Tuhan yang manakah yang mereka dustakan. Apakah mereka mengingkari hujan dan faedah-faedahnya? Ataukah mereka mengingkari manfaat adanya perubahan musim yang di dalamnya terdapat perubahan tanaman-tanaman yang harus ditanam pada musim panas atau musim dingin?.

Ataukah mereka mengingkari tentang keistimewaan yang terdapat pada perubahan udara yang mengatur perasaan manusia dan binatang.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
««•»»
So which of your Lord’s favours will you deny?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 17][AYAT 19]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
18of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=18&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:18

[055] Ar Rahman Ayat 017

««•»»
Surah Ar Rahmaan 17

رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِ
««•»»
rabbu almasyriqayni warabbu almaghribayni
««•»»
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya  {1443}.
{1443} Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.
««•»»
Lord of the two easts, and Lord of the two wests![1]
[1] That is, the points of sunrise and sunset at the winter and summer solstices.
««•»»

Ayat ini menjelaskan tentang matahari dan bulan, Dialah Tuhan yang menciptakan keduanya yang beredar menurut perhitungan yang tepat. Tuhan memelihara dua tempat terbit, dua tempat terbenam matahari dan musim panas dan musim dingin. Atas perubahan-perubahan itu timbullah musim panas, musim dingin, musim semi dan musim gugur dan menimbulkan pula perubahan udara yang mengakibatkan perubahan pada curah hujan, perubahan pada pohon-pohonan dan tumbuh-tumbuhan serta sungai-sungai.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Rabb yang memelihara kedua tempat terbit matahari) yaitu tempat terbitnya di waktu musim dingin dan tempat terbitnya di waktu musim panas (dan Rabb yang memelihara kedua tempat terbenamnya) penafsirannya seperti pada yang pertama tadi.
««•»»
Lord of the two Easts, [the points of] the winter sunrise and the summer sunrise, and Lord of the two Wests: likewise [the two points of sunset].
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 16][AYAT 18]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
17of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=17&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:17

[055] Ar Rahman Ayat 016

««•»»
urah Ar Rahmaan 16

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
««•»»
fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
««•»»
Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
««•»»
So which of your Lord’s bounties will you both deny?
««•»»

Ayat ini menunjukkan nikmat-nikmat yang berlimpah-limpah yang diberikan Allah kepada mereka (makhluk Nya);

Dalam hubungan ayat ini Ibnu Umar berkata:
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قرأ سورة الرحمن أو قرئت عنده فقال: ما لي اسمع الجن أحسن جوابا لربها منكم؟ قالوا: وما ذلك يا رسول الله؟ قال: ما أتيت على قول الله: فبأي آلاء ربكما تكذبان, إلا قالت الجن: لا بشيء من نعمة ربنا نكذب
Bahwasanya Rasulullah saw telah membaca surah Ar Rahman atau surah itu dibacakan kepadanya, maka beliau bersabda, "Mengapa saya mendengar jin lebih baik jawabnya kepada Tuhannya dari kalian?" Mereka bertanya. "Apakah itu, hai Rasulullah?" Kata beliau tentang jawaban mereka (jin) apabila saya membaca firman Allah "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" Maka mereka berkata, "Tidak ada sesuatupun dari nikmat Tuhan yang kami dustakan".

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
««•»»
So which of your Lord’s favours will you deny?
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 15][AYAT 17]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
16of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=16&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:16

[055] Ar Rahman Ayat 015

««•»»
Surah Ar Rahmaan 15

وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ
««•»»
wakhalaqa aljaanna min maarijin min naarin
««•»»
Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
««•»»
and created the jinn out of a flame of a fire.
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan. Kalau manusia pertama dijadikan dari tanah, maka jin yang pertama atau iblis lain pula; ia dijadikan dari api, (dari nyala api), dari nyala api yang bergabung dengan yang lain; dari nyala api yang berwarna kuning merah dan kehijau-hijauan. Sebagaimana manusia dijadikan dari tanah yang bermacam-macam pula.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan Dia menciptakan jin) yakni bapak moyang jin, yaitu iblis (dari nyala api) yaitu nyala api yang tidak berasap.
««•»»
and He created the Jann, the father of the jinn, namely, Iblīs, of a smokeless flame of fire.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 14][AYAT 16]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
15of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=15&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#55:15

[055] Ar Rahman Ayat 014

««•»»
Surah Ar Rahmaan 14

خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ
««•»»
khalaqa al-insaana min shalshaalin kaalfakhkhaari
««•»»
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
««•»»
out of dry clay,[1] like the potter’s,
[1] Cf. 15:26;28:33
««•»»

Ayat ini menerangkan bahwa Allah menciptakan manusia pertama ialah Nabi Adam as dari tanah kering seperti tembikar, dan keras seperti tanah yang telah dipanggang.

Tanah liat yang dipanggang dengan bara yang panas untuk menjaga ia tetap bersatu, tidak bercerai berai.

Demikian pula manusia mempunyai nafsu makan dan minum, mempunyai nafsu kawin agar badannya dapat terpelihara dan dapat melanjutkan hidupnya, serta mempunyai keturunan. Ia mempunyai nafsu marah yang menjadikannya berani dan kuat untuk menjaga kelangsungan hidupnya dan mempertahankan dirinya dari marabahaya yang mengancamnya serta serbuan musuh-musuh yang berada di sekitarnya.

Kekuatan manusia ini seolah-olah sama dengan tanah liat yang telah masak agar menjadi tanah kering yang bagian-bagiannya melekat dengan kuat. Apabila tidak ada hal-hal itu tentu dia tidak akan dapat mempertahankan dirinya dari marabahaya dan musuh-musuhnya, dari manusia lain atau binatang-binatang buas, maka ia akan hancur berkeping-keping menjadi santapan burung-burung dan binatang-binatang, sebagaimana tanah yang belum di masak bertaburan diterbangkan angin.

Di dalam Alquran terdapat ayat yang menyebutkan bahwa manusia diciptakan dari tanah dan yang lain menyebutkan bahwa ia diciptakan dari tanah liat serta di sini disebutkan tanah kering seperti tembikar.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dia menciptakan manusia) yakni Nabi Adam (dari tanah kering) tanah kering yang apabila diketuk akan mengeluarkan suara berdenting (seperti tembikar) seperti tanah liat yang dibakar.
««•»»
He created man, Adam, of dry clay (salsāl, a dry hollow mud producing an echo if tapped), resembling the potter’s (fakhkhār, clay that has been baked),
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 13][AYAT 15]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
14of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=14&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#55:14

[055] Ar Rahman Ayat 013

««•»»
Surah Ar Rahmaan 13

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
««•»»
fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
««•»»
Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
««•»»
So which of your Lord’s bounties will you both[1] deny?
[1] That is, the jinn and humans. The pronoun ‘you’ and the adjective ‘your’ are both dual in the Arabic.
««•»»

Allah menantang manusia dan jin; nikmat manakah dari nikmat-nikmat yang telah mereka rasakan itu yang mereka dustakan. Yang dimaksud dengan pendustaan nikmat-nikmat tersebut adalah kekafiran mereka terhadap Tuhan mereka, karena mempersekutukan tuhan-tuhan mereka dengan Allah. Dalam peribadatan adalah bukti tentang kekafiran mereka terhadap tuhan mereka, karena nikmat-nikmat itu harus disyukuri, sedangkan syukur artinya menyembah Yang Memberi nikmat-nikmat kepada mereka.

Ayat tersebut diulang-ulang dalam surah ini tigapuluh satu kali banyaknya untuk memperkuat tentang adanya nikmat dan untuk memperingatkannya. Dari itu, sambil Dia menyebut satu persatu dari nikmat-nikmat tersebut Dia memisahkannya dengan kata-kata memperingati dan memperkuat tentang adanya nikmat-nikmat tersebut.

Susunan kata serupa ini banyak terdapat dalam bahasa Arab, dari itu, telah menjadi kebiasaan bahwa seorang mengatakan kepada temannya yang telah menerima kebaikannya, tetapi ia mengingkarinya, "Bukankah engkau dahulu miskin, lalu aku menolongmu sehingga berkecukupan? Apakah engkau mengingkarinya? Bukankah engkau dahulu tidak berpakaian, maka aku memberi pakaian; apakah engkau mengingkarinya? Bukankah engkau dahulu tidak dikenal, maka aku mengangkat derajatmu, lalu engkau menjadi dikenal apakah engkau mengingkarinya?".

Seakan-akan Allah SWT berkata, "Bukankah Aku menciptakan manusia, mengajarnya pandai berbicara, Aku jadikan matahari dan bulan beredar menurut perhitungan, Aku jadikan bermacam-macam kayu-kayuan, Aku jadikan aneka ragam buah-buahan, baik di dusun-dusun maupun di bandar-bandar untuk mereka yang beriman dan kafir kepada Ku, terkadang Aku menyiraminya dengan air hujan, adakalanya dengan air sungai dan alur-alur; apakah kamu hai manusia dan jin mengingkari yang demikian itu?".

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka manakah nikmat-nikmat) atau karunia-karunia (Rabb kamu berdua) hai manusia dan jin (yang kamu dustakan?) ayat ini disebutkan di dalam surah ini sebanyak tiga puluh satu kali. Istifham atau kata tanya yang terdapat dalam ayat ini mengandung makna taqrir atau menetapkan, demikian itu karena ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Hakim melalui Jabir r.a. yang telah menceritakan, bahwa Rasulullah saw. membacakan kepada kami surah Ar Rahman hingga selesai.
Kemudian beliau bersabda, "Mengapa kalian ini diam saja?" Sungguh jin lebih baik jawabannya daripada kalian. Karena sesungguhnya tiada sekali-kali aku bacakan kepada mereka ayat ini, "Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?" (Q.S. Ar Rahman, 13) melainkan mereka menjawabnya, "Wahai Rabb kami, tiada satu pun nikmat-Mu yang kami dustakan, bagi-Mu segala puji."
««•»»

So which of your Lord’s favours, graces, will you deny? (tukadhdhibān is mentioned thirty one times; the interrogative is meant [to be understood] as an affirmative, judging by what al-Hākim [al-Naysābūrī] reported [by way of an isnād] from Jābir [b. ‘Abd Allāh al-Ansārī], who said, ‘The Messenger of God (s) was reciting surāt al-Rahmān to us, and when he completed it, he said, “What is wrong with you that you have been silent [throughout]? Verily the jinn are more responsive than you. Not once did I recite this verse to them — So which of your Lord’s favours will you deny? — but that they said, ‘Not one of your graces, our Lord, do we deny, for [all] praise belongs to You’ ”).
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 12][AYAT 14]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
13of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.study-quran.com/2013/02/tafsir-jalalain-qs-ar-rahman-1-78.html
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=55&tAyahNo=13&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#55:13